Mata pelajaran Seni Budaya dan Prakarya (SBP) sering kali dianggap pelengkap. Padahal, melalui seni, otak kanan anak dirangsang untuk berpikir kreatif dan out-of-the-box.

Melukis, membuat kerajinan dari bahan bekas, atau bermain musik melatih fokus, kesabaran, dan kemampuan memecahkan masalah. Menghargai setiap hasil karya seni anak juga akan menumbuhkan rasa percaya diri mereka secara signifikan.